Kejadian kemarin
semakin menyadarkan saya akan kesempitan dunia ini #halah mongopo -_- . Kemarin
sebelum maghrib saya berangkat ke tempat les untuk mengambil kunci modul
biologi. Mbak Ninung (tentor biologi) sudah sms saya kalau kuncinya dititipkan
di FO (Front Office) dan bisa diambil malam ini. Dan saya tahu selain saya ada
anak SMA lain yang akan mengambil kunci itu. Masalahnya saya tidak kenal betul
dengan anak itu, hanya tahu nama dan asal sekolah. Namanya Nadia, dari SMA 1
Kediri. Berinteraksi juga hanya beberapa kali gara – gara “ngoyo” tambahan dari
pagi sampai sore bersama beberapa pejuang SBMPTN lain. Padahal pagi itu saya
baru pulang dari Solo dan belum tidur -_- . Saya sholat maghrib di asrama
sambil menyiapkan barang yang akan saya boyong malam ini. Saya pikir biar saya
saja yang nanti pinjam Nadia, kan yang minta kunci itu duluan dia. Sampai di tempat
parkir Neutron saya selintas sempat melihat Nadia keluar. Saya cuek dan
langsung masuk FO. Eh…kata mbaknya yang di FO, baru saja diambil sama Nadia.
Tuh kan, benar dugaan saya.. “tlisipan”…
-_- . Stay calm… sms Nadia dan tanya alamat rumah (sebelumnya juga sempat sms
teman saya yang juga temannya Nadia), biar saya samperin ke rumahnya. Eh,
alamat rumahnya kok sama seperti sekolah saya ya.. Ternyata masih dekat situ
juga.. Tahu gitu saya tadi nunggu saja di asrama, tidak perlu ke Neutron
*hhehehe.
Sabtu, 15 Juni 2013
Kamis, 13 Juni 2013
Flashfiction : No Title
Aku mencoba membuka lokus ingatan dalam otak. Masih meraba
dan mencari. Membongkar jutaan ingatan yang terekam dalam memori. Dan aku
tersadar dari mimpi.
Mimpi seperti itu berkali-kali datang. Tanpa kata atau pun
suara bau parfum itu selalu hadir dalam mimpiku. Sejak mimpi itu hadir aku
menjadi akrab dengan aroma itu. Dan aku suka dengan aromanya. Segar.
Beberapa waktu berlalu tanpa mimpi dan harum parfum.
Tumpukan tugas kuliah perlahan membuatku sedikit lupa tentang mimpi dan harum
parfum itu.
“Kring…kring...kring…”
Dering weker mengusik tidurku pagi ini. Masih setengah
terpejam aku meraih weker di dekat kepalaku. Oh tidak ! jarum pendek
menunjukkan angka enam lebih ! Aku terkesiap dan segera ingat jika hari ini aku
ada kuliah pagi pukul tujuh.
Kamis, 23 Mei 2013
We Are Here :)
Walau sudah
terhitung lebih dari seminggu yang lalu, bagi saya tidak ada yang basi tentang
kami. Selasa (14/5) lalu kami berangkat ke Gunung Bromo. Sebuah tempat yang
cukup indah dan cukup menawan hati kami. Selasa malam kami berangkat. Setelah
menunggu salah satu anggota kami yang tidak kunjung datang. Kesan pertama
sampai kesan terakhir sama saja -_- , (untuk temanku, Laila, yang sangat saya
cintai, semoga sedikit demi sedikit kebiasaannya bisa berkurang ya :D). Perjalanan malam itu
cukup menyenangkan. Nabila, seperti biasa menyumbangkan suaranya untuk kami
dengar. Saya sendiri seperti biasa jika sudah di dalam bus selang beberapa
menit pasti mengantuk, apalagi siangnya saya tidak tidur. Meski tidak nyaman
tidur di dalam bus dan berkali – kali terjaga, saya menikmati perjalanan kali
ini. Sekitar pukul tiga pagi kami sampai.
Sabtu, 11 Mei 2013
Flashfiction : Do You Still Remember?
Hari ini 11 Mei. Empat tahun silam kita pernah bersua. Tanpa
sengaja. Tanpa rencana. Aku masih mengingatnya. Tidak pernah lupa. Di tengah
dingin dan gelapnya malam kau menyapaku lebih dulu. “Awas lo ya,hati-hati,
nanti ada yang nemenin kamu di sini. Hhehe. Oke,selamat bertugas ya”, begitu
kalimatmu untuk menakutiku, tapi aku tidak takut. Itu adalah kalimat pertama
yang kau tujukan kepadaku. Aku hanya tersenyum simpul membalas candamu. Aku
belum mengenalmu. Hanya namamu saja yang kutahu. Lalu kau pergi. Meninggalkanku
sendiri di antara pohon – pohon yang menjulang dan malam yang semakin larut.
Aku semakin sering melihatmu. Bekerja sama denganmu.
Hari ini 11 Mei. Seperti sudah di-setting daerah asosiasi cerebrum otakku segera mencari rekaman empat tahun lalu. Menayangkannya kembali dan membawaku ke masa itu. Sekitar 4 tahun + 5 jam + 30 menit yang lalu kita bertemu untuk pertama kalinya. Tanpa sengaja. Tanpa rencana. Dan aku masih mengingatnya. Tidak akan pernah lupa.
Jika memang ada rasa yang tak biasa di antara kita, aku
mohon biarkan saja. Sampai Dia menunjukkan jalan terbaik
untuk kita. Jalan terbaik yang tentu mendapat ridha-Nya.
_Untukmu, yang entah tahu entah tidak. Semoga kamu tidak
pernah bosan melafalkan dan mentadabburi ayat-ayat-Nya_
Jumat, 10 Mei 2013
Movie Review : Cinta Brontosaurus
Sutradara : Fajar Nugros
Produser : Chand Parwez &
Fiaz Servia
Penulis Naskah : Raditya Dika
Pemain : Raditya Dika
Eriska Rein
Soleh Solihun
Meriam Bellina
Tyas Mirasih
Ronny P Tjandra
Genre : Drama Komedi
Produksi : Starvision Plus
Premiere : 8 Mei 2013
Finally…
Kesampaian juga nonton film di bioskop sesuai kehendak saya. Maksud saya dengan
kata “kehendak” adalah film yang saya tonton memang sesuai kehendak saya (perasaan
intinya sama saja ya… -,- . Whatever lah.. hhahaha). Yaps, setelah kemarin saya
sempat kecewa dan hopeless sekali karena film yang sudah saya rencanakan akan
saya tonton sudah turun alias tidak ada di Golden Teater Kediri ini *salto
sambil guling-guling. Padahal masih berapa hari sih, belum juga satu minggu
sudah main diturunkan saja. Penonton kecewa nih… :p . Apalagi setelah melihat
yang satu ini saya jadi semakin ngiri dan kepengen sekali nonton “9 Summers 10
Autumns”. Awalnya saya memang sudah berjanji dengan Lisa, Zuhrufi, dan Kyky
untuk nonton film itu bersama, tetapi apa daya saya sedang dalam keadaan “tepar”.
Ya mungkin karena ada sebagian sel limfosit saya yang sedang jalan-jalan
sehingga antibodi tubuh saya agak rancu dan akhirnya sistem imun saya ngambek
tidak mau bekerja *mongopo... -_- .
Kamis, 11 April 2013
Saya Kesal :(
Caution : Tulisan ini mengandung sedikit bubuk kebencian. Jadi lebih baik tidak usah dibaca.
Hanya ingin sedikit bercerita agar hati ini lebih lega. Bukan bermaksud menebar kebencian, hanya ingin berbagi dan menenangkan diri. Mendadak muncul lagi perasaan kesal dan benci terhadap orang
yang mengambil tas saya kapan lalu. Bukan masalah uang atau barang – barang berharga
saya yang diambil dan tidak kembali, tetapi setelah itu “dia” menyisakan
beberapa masalah untuk saya. Saya harus mengurus kembali dari awal rekening
saya di bank, harus minta surat keterangan dari kepolisian, dan baru saja
mendadak “parno” gara-gara lihat twit-twit @info_SNMPTN yang sedang membahas
pensil 2B untuk ujian yang asli dan yang KW alias palsu. Tahukah dia kalau saya
menyimpan dua
Rabu, 03 April 2013
Kehilangan Itu Menyakitkan, Tetapi….
Masih sedikit
shock dan belum percaya atas kejadian kemarin. Tetapi dari itu semua banyak
sekali pelajaran berharga yang bisa diambil. Senin (1 /4) lalu sehabis pulang
gladi bersih Ujian Nasional (UN) di Neutron saya sholat maghrib di Masjid At
Taqwa MAN 3 Kediri. Saat itu saya bersama Lisa dan Pundhi. Kami meletakkan tas
kami di tangga menuju lantai dua dekat tempat wudhu. Entah mengapa tidak
biasanya kami meninggalkannya di situ sewaktu sholat. Biasanya selalu dibawa
masuk. Mungkin karena saat itu keadaannya ramai, banyak anak asrama yang akan
mengaji, jadi kami tidak berpikir panjang. Lisa sendiri juga sudah menitipkan
tasnya kepada salah satu adik kelas yang kebetulan di situ. Setelah sholat maghrib
jamaah, tas saya raib alias tidak ada di tempat alias hilang!
Langganan:
Postingan (Atom)






